JARAK TITIK KE TITIK
Jarak titik ke titik merupakan panjang garis yang dibuat dengan menghubungkan dua titik yang diketahui.
Misalnya:
Pada kubus ABCD EFGH, jarak antara titik A dan B adalah panjang ruas garis AB.
Selanjutnya kita bahas contoh soalnya.
Dalam sebuah ruangan berbentuk kubus dengan tingginya 4 meter terdapat sebuah lampu tepat di tengah langit-langitnya. Tentukanlah jarak lampu tersebut dengan salah satu sudut lantai ruangan.
Penyelesaian.
Sketsa gambar ruangan tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Posisi lampu diwakili oleh titik T. Kemudian beberapa sudut di lantai ruangan diwakili oleh titik A, B, C, dan D. Oleh karena itu kita tinggal memilih salah satu sudut untuk menyelesaikan masalah di atas, pilih A.
Dengan memilih titik A, kita mempunyai segitiga EAT.
Jarak antara titik A dan T adalah panjang ruas garis AT yang dapat dicari menggunakan teorema Pythagoras.
JARAK TITIK KE GARIS
Langkah dalam menentukan jarak titik ke garis adalah menemukan garis yang melalui titik yang diketahui dan tegak lurus dengan garis yang diketahui. Jarak yang dimaksud adalah panjang ruas garis yang dibentuk dari titik yang diketahui dengan titik potong garis yang tegak lurus.
Contoh soal:
Jika diketahui kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuknya adalah 2 cm, maka jarak titik A ke diagonal bidang EB adalah...
Penyelesaian:
Kita harus cari garis yang melalui titik A dan tegak lurus dengan EB. Kita perhatikan segitiga AEB.
- Kita bisa buat garis AI yang tegak lurus dengan EB. Jarak yang akan kita temukan adalah panjang ruans garis AI.
- Perhatikan bahwa segita AEB merupakan segitiga sama kaki (mengapa?) sehingga panjang BI dan IE sama panjang.
- Panjang BE dapat dicari dengan rumus Pythagoras
- Setelah itu dapat kita cari panjang BI
- Gunakan rumus Pythagoras untuk menentukan panjang ruas garis AI.
JARAK TITIK KE BIDANG
Sebelum menentukan jarak titik ke bidang kita perlu menemukan garis yang melalui titik yang diketahui yang tegak lurus dengan bidang yang diketahu. Jarak yang dicari adalah panjang ruas garis yang dibentuk oleh titik yang diketahui dengan titik tembus bidang.
Contoh soal:
Jika ada kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 4 cm berapakah jarak titik B ke bidang AFDG?
Penyelesaian:
Kita perlu mencari garis yang melalui tiitk B dan tegak lurus dengan bidang AFDG.
Ruas garis yang kita cari adalah BT di mana T terdapat pada ruas garsi AF.
- ABF merupakan segita sama kaki (mengapa?)
- Panjang FT adalah setengah dari FA
- FA merupakan diagonal bidang
- Kita bisa menentukan panjang BT menggunakan segitiga siku-siku ABT