Pada dasarnya untuk melukis titik tembus pada bidang ada tiga proses:
Perhatikan gambar berikut!
- Tentukan bidang yang memuat garis tembus.
- Tentukan garis potong antara bidang yang ditembus dengan bidang yang memuat garis tembus.
- Tentukan titik potong garis tembus dan garis potong antara dua bidang tersebut. Titik potong itulah yang merupakan titik tembus garis ke bidang.
Perhatikan gambar berikut!
Sebuah garis lurus ( misal garis l ) di dalam ruang akan menembus bidang ( misal α ), dan titik tembus garis tersebut dapat ditentukan dengan langkah sebagai berikut :
- Tentukan sembarang bidang ( misal β ) melalui garis l
- Tentukan garis potong bidang α dan β yaitu ( α,β )
- Tentukan titik potong garis l dan garis ( α,β ) sebagai titik tembus ( T )
Ingat!
- Jika garis l dan bidang α berada di dalam kubus, prisma atau balok maka bidang β sebaiknya dibuat sejajar dengan rusuk-rusuk.
- Jika garis l dan bidang α berada di dalam limas atau kerucut maka bidang β sebaiknya dibuat melalui titik puncak.
Garis g pada bidang K. Garis l pada bidang H. Titik A pada garis (V,H) dan titik B pada garis (V,K). Bidang α melalui g dan A, bidang β melalui l dan B. Lukis garis potong (α,β)
Penyelesaian:
- Perpanjang garis g dan garis (V,K) berpotongan di M. Hubungkan M dengan A dan A ke garis g, sehingga terbentuk bidang α
- Perpanjang garis l dan garis (V,H) berpotongan di N. Hubungkan N dengan B dan B ke garis l, sehingga terbentuk bidang β
- Bidang α dan bidang β berpotongan di dua titik, maka garis berwarna biru itu disebut garis potong (α,β) disebut garis potong
Contoh 2
Pada kubus ABCDEFGH. Titik P di CG. Tentukan titik tembus garis AP pada bidang diagonal BDHF.
Penyelesaian:
- Buat bidang melalui AP dengan menarik garis melalui A dan P serta sejajar rusuk kubus yaitu bidang ACGE.
- Lukis bidang BDHF sehingga berpotongan dengan bidang ACGE di titik K dan L. Lalu hubungkan K dan L sebagai garis potong kedua bidang.
- Garis potong KL berpotongan dengan garis AP di titik T dan sekaligus merupakan titik tembus AP pada bidang BDHF
Contoh 3
Pada limas T.ABCDE. Titik P di TC. Tentukan titik tembus garis AP pada (i) TBE dan (ii) TBD
Penyelesaian:
menentukan titik tembus garis AP pada TBE adalah
- Buat bidang melalui AP dengan menarik garis dari T melalui P yaitu garis TC. Lalu hubungkan A dan C sehingga terbentuk bidang TAC.
- Bidang TBE dan TAC berpotongan di titik T dan M serta TM disebut sebagai garis potongnya.
- Garis potong TM memotong AP di titik T1 dan sekaligus merupakan titik tembus AP pada bidang TBE
menentukan titik tembus garis AP pada TBD adalah
- Buat bidang melalui AP dengan menarik garis dari T melalui P yaitu garis TC. Lalu hubungkan A dan C sehingga terbentuk bidang TAC.
- Bidang TBD dan TAC berpotongan di titik T dan N serta TN disebut sebagai garis potongnya.
- Garis potong TN memotong AP di titik T2 dan sekaligus merupakan titik tembus AP pada bidang TBD





Tidak ada komentar:
Posting Komentar