Senin, 20 April 2020

TITIK, GARIS, DAN BIDANG

๐Ÿ‘Œ Sebelum kita mengetahui kedudukan garis terhadap bidang, kita harus mengenal  titik, garis dan bidang terlebih dahulu! ๐Ÿ‘Œ




1. Pengertian Titik, Garis, dan Bidang

Titik adalah konsep abstrak yang tidak berwujud atau tidak berbentuk, tidak mempunyai ukuran atau besaran, tidak mempunyai panjang, tidak mempunyai lebar dan tidak mempunyai tinggi. Untuk menggambarkan titik diperlukan simbol atau model, seperti berikut:
                   ●
   
Simbol atau model dari sebuah titik biasanya diberi nama. Nama untuk sebuah titik biasanya di lambangkan dengan huruf kapital yang diletakan dekat pada titik. Misalnya: 

●A                ●B

Garis adalah ide atau gagasan yang bentunya lurus memanjang kedua arah, tidak terbatas, tidak mempunyai lebar, tidak mempunyai tinggi dan tidak bisa  disentuh. Untuk menggambar sebuah garis dapat dilakukan dengan membuat goresan alat tulis sebagai berikut :
   

Menamai sebuah garis dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara. Pertama dengan sebuah huruf kecil pada salah satu ujung garis. Kedua menggunakan dua huruf besar yang diletakan pada dua titik pada garis tersebut. Dibawah adalah cara menamai garis sebagai berikut :


Bidang diartikan sebagai permukaan rata yang meluas kesegala arah, memiliki panjang,memiliki lebar, tidak mempunyai tebal dan tidak dapat disentuh. Misalkan bagian permukaan kaca, permukaan lantai, permukaan lembar kertas atau permukaan dinding tembok kelas. Model gambar dari bidang :
Memberi nama suatu bidang dapat menggunakan huruf kecil, huruf besar atau huruf-huruf yunani seperti alfa, beta dan gama.
       
Ruang diartikan sebagai unsur geometri yang mempunyai panjang, lebar dan tinggi yang terus mengembang tidak terbatas. Oleh karena itu ruang disebut sebagai bangun tiga dimensi karena memiliki tiga unsur yaitu panjang, lebar dan tinggi. Contohnya yaitu kubus, balok, prisma dan lain-lain


2. Kedudukan Garis terhadap Garis


Perhatikan gambar rel kereta api di samping. Bila kita lihat sekilas, rel tersebut nampak sebuah garis lurus yang antara bagian besi yang satu dengan besi lainnya saling sejajar.
Bagamana sebenarnya posisi sejajar itu? Lalu apakah ada posisi yang lain pada suatu garis?


Untuk lebih memahami kedudukan garis terhadap garis, mari kita perhatikan aktivitas Ali, Farah, Rahmi, Ana, dan Lala berikut ini!

Pada suatu hari libur, Ali, Farah, Rahmi, Ana, dan Lala akan menghadiri acara pernikahan temannya yang bertempat di daerah Godean. Rumah Ali berada di jalan Magelang, rumah Farah berada di jalan Monjali, rumah Rahmi berada di jalan Wates, rumah Ana berada di jalan Bantul, dan rumah Lala berada di jalan Imogiri Timur. Denah lokasi pernikahan ada di bawah ini



Jawab pertanyaan dibawah ini dengan memperhatikan denah di atas.
  1. Apa kedudukan antara jalan Monjali dengan jalan Magelang?  
  2. Apa kedudukan antara jalan Bantul dengan jalan Wates?
  3. Apa kedudukan antara jalan Kaliurang dengan jalan Wonosari? 

KESIMPULAN
  • Dua garis dikatakan berimpit jika kedua garis itu mempunyai tak hingga banyaknya titiknya persekutuan (lebih dari satu titik persekutuan). 
  • Dua garis dikatakan sejajar jika kedua garis itu terletak pada sebuah bidang dan tidak mempunyai titik persekutuan. 
  • Dua garis dikatakan bersilangan (tidak berpotongan dan tidak sejajar) jika kedua garis tersebut tidak terletak pada satu bidang


3. Kedudukan Garis terhadap Bidang


untuk lebih mendalami, silahkan menonton video pembelajaran berikut!













.



























Tidak ada komentar:

Posting Komentar